Maha Cinta Jalaludin Rumi
Siapa yang tak pernah mendengar nama Jalaluddin Rumi. Salah satu tokoh besar dalam sejarah filsafat dan sufisme ini hingga kini terus menjadi cahaya bagi jiwa-jiwa yang merindukan makna. Untaian kata-katanya melampaui ruang dan waktu, menembus batas geografis maupun keyakinan, dan menjelma sebagai pesan cinta yang universal.
Begitu luasnya warisan Jalauddin Rumi, membuat pembahasan tentangnya tak pernah berhenti, bahkan sampai hari ini. Karya dan pemikiran Jalaluddin Rumi terus menjadi bahan renungan, kajian, dan inspirasi, termasuk dalam buku ini.
Namun, alih-alih membahas Rumi dalam kerangka akademis atau filsafat yang rumit, buku ini memilih untuk merangkum kutipan-kutipan cintanya, kutipan-kutipan yang merekam denyut cinta dalam berbagai wujud. Ada kutipan tentang cinta yang menguatkan jiwa, cinta yang membebaskan hati, serta cinta yang menghubungkan para pecinta dengan Sang Pencipta.
Kutipan-kutipan yang dirangkum dalam buku ini tidak hanya berbicara tentang cinta ilahi, tetapi juga tentang cinta dalam ibadah dan mendekat pada-Nya, kasih pada sesama, cinta pada ilmu dan kebenaran, hingga cinta ketika menghadapi ujian, luka, dan cobaan. Semua kutipan itu seakan mengajak kita berjalan menembus lorong jiwa untuk menemukan kembali bahwa cinta adalah inti dari kehidupan itu sendiri.
